Assalamualaikum
Bloggy
Huaaaah..
kejadian lagi. Bingung, pusing, keringat tapi dingin, mules, mau muntah, kontraksi,
bentar lagi keluar nih, mau ee’ hehe (maaf jorok) –bodo’, peduli apalah. Hahaha..-
Haduh
kenapa lagi ini perut. Norak beneerr. Baru juga ada yang ngirim message kayak
gitu, kontraksi nya heboh benner (mudah-mudahan gak kebaca Si Pengirim SMS). Sampai ceritanya disini masih BingUng mau
dilanjutin atau di delete. Takut ada yang emosi. OKE LANJUT, tarik Maaaang..
Nada
‘message 4’ nokia bunyi. Seperti beberapa menit yang lalu, dengan antusias
buru-buru buka kunci HP, liat si pengirim, turun ke bawah baca SMS. Yang
tadinya antusias, sekarang jadi lemmess.. lemmes gara-gara kontraksi perut
mendadak. Sesak juga. Sepertinya asma dadakan juga. “MATI MATI MATIII”
komat-komit yang naudzubillah keluar dadakan. Sepertinya latah dadakan juga.
SMS yang super bukan ? SMS macam apa yang mampu membawa tiga macam penyakit sekaligus
? *simpan pertanyaan ini, dan terkalah nanti. Yang mau sotta (sok tau)
monggooo.. hahah
Heran,
Kenapa latahnya “MATI MATI MATIII”, mungkin karena peluru alphabet yang di
tembaknya tepat sasaran. Oke, mari lepas dari ‘MATI’ yang menjadi clue.
“Speechless,
I dunno how you do this. I’m speechless …”
Pengen
banget nyanyiin itu dengan sensasi yang sama dengan Natasha Bedingfield, biar
ngerti. Sudah dibilang gak tau mau balasnya bagaimana, tetep ngotot minta
jawaban.
“Saya
tidak akan marah. Jawab dengan apa adanya, biar saya lega”.
Apa
adanya? Masalahnya yang apa adanya itu sama sekali tidak ada yang muncul unjuk
gigi. Pusing sudah. Oke, pura-pura tidur. “yeeeh.. gak pusing, kan lagi tidur”.
Aiiih, gak bisa tidur. Ibarat kata rokok bagi pecandunya, musik bisa jadi modus
penenang. Mari berfikir. “Mbah dukun google pasti punya cerita”.
http://www.google.co.id : Cara Menolak Pria Secara Halus
Tiba-tiba seorang cowok dekat denganmu dan sudah kamu anggap sebagai teman dekat bahkan sahabat, nembak kamu. Sayangnya kamu tidak memiliki perasaan yang sama ke dia. Sementara kalau kamu menolak, kamu takut dia akan sakit hati dan hubungan kalian memburuk. (sumber : Blog Remaja Indonesia)
“waaaah.. beruntungnya hidup di abad 21” bahagia,
sambil lalu nyium Mbah Larry Page dan Mbah Sergey Brin.
Berikut ini merupakan jawaban bagaimana cara
menolak cinta seorang cowok yang tidak kamu cinta, seperti dikutip
allwomenstalk :
1.
“seandainya
saya bisa merasakan hal yang sama”.
Heh
? kesannya ngarep bangeeet. Ini mah nyuruh nungguin juga. NO!
2.
“sepertinya
saya tidak bisa memberikan apa yang kamu inginkan”
Memberikan
apa yang kamu inginkan? Bisa disangka agresif. NO !
3.
“maaf,
saya tidak mencari hubungan yang berkomitmen”
Kayaknya
terlalu muna, NO !
Mbah
Google payah!! tiba-tiba kepikiran “Jawab dengan apa adanya, biar saya lega”.
Haduuuh.. iya iya sabar ! Oke. Pakai hati, pakai otak, pakai iman (kalo masih
punya haha). “Ya Allah, jujurnya saya tidak punya perasaan yang sama. Sekalipun
ada dan sama, belum waktunya. Belum waktunya. Sekalipun datang ketiga penyakit
ini, jujurnya itu hanya sesuatu yang disenangi yang menyebabkan testosterone
yang selalu mengalir pada aliran darah dan otak melepaskan dopamin karena rasa
dihargai”.
“Dan adapun orang-orang yang takut
kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. Maka
sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya” (Q.S
An-Naazi’aat)
Kepada : …
“Iya suka. Tapi sorry, sukanya beda. Suka teman
untuk teman.
Sorry, tidak bisa. Let’s make friends, and enjoy
like this ”
– pesan terkirim –
Yaah.. bismillah. Terserah mau tanggapi bagaimana. Mo inggrisnya salah juga terserahlah. ‘sok cantik, sok jual mahal, sok penting’ yaaah mari tutup mata dan telinga.
lega sudah, lega sesaat. Ternyata ada yang marah begitu tau pertemanan di
facebookpun di ‘Remove’
“tidak bisa kah berteman saja ?” –pesan terkirim- / tidak ada balasan
Beberapa
sms juga sudah menyusul. Minta maaf, ajakan untuk kembali berteman sampai
pantun juga sudah. Kirim message di FB juga, tapi toh tetap di abaikan.
Menunggu seharian. Tidak ada balasan. Menyesalkah ? tidak. Hanya saja tidak
siap, oke TAKUT kehilangan teman lagi, apalagi dengan cara yang harus saya
bilang ‘kekanak-kanakan’.
Dear, Pengirim SMS Penyakit
“Yang bilang suka, serius, dan punya harapan ?
Yang bilang tidak akan marah ? Yang punya perintah jawab apa adanya ? SIAPAA
?!! Tindakan apa itu ? (bukan mengejek, hanya bertanya). Berani berbuat, tapi
tidak terima resiko. Oiya, damai itu indah ? hmmm.. perlu di pertimbangkan
ucapannya Gan”.
NB : Maaf,
kalau ada agan yang tidak suka postingan ini. Tidak ada maksud membanggakan,
mencela, apalagi menyinggung. Semata-mata terbit hanya untuk mereda emosi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar